Tampilkan postingan dengan label netizen kaitkan dengan zara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label netizen kaitkan dengan zara. Tampilkan semua postingan

istri ridwan kamil menangis saat ke makam eril, netizen kaitkan dengan zara

Atalia Praratya istri Ridwan Kamil mengungkap kerinduan ke mendiang sang putra sulung, Emmeril Kahn usai putrinya memicu kontroversi buntut keputusan lepas hijab.

SIP_ENTERTAINMENT~Belakangan ini media sosial tengah digegerkan dengan keputusan putri Ridwan Kamil, Camillia Laetitia Azzahra melepas hijab. Bersamaan dengan itu, curhatan hati istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya soal kerinduannya pada mendiang sang putra sulung, Emmeril Kahn yang telah meninggal dunia karena tenggelam di Swiss jadi sorotan.Ungkapan rindu itu diluapkan Atalia di program acara sahur Trans TV “Berkahnya Ramadan”. Di segmen dakwah, Atalia sempat bertanya ke ustaz Maulana, apakah sikapnya yang selalu merindukan mendiang Eril merupakan bentuk ketidakikhlasan.
”Saya sudah tahun tapi masih inget terus, apakah itu bentuk perilaku tidak ikhlas atau … takutnya begini, itu memberatkan yang meninggal,” curhat Atalia.

Diakui Atalia, kenangannya bersama Eril masih kerap muncul. Terlebih lagi ketika momen Ramadan seperti saat ini. ”Perjalanan semua itu termunculkan kembali setiap saat, ketika saya ketemu sama orang atau di momen tertentu, itu selalu muncul tiba-tiba, itu kadang-kadang langsung ke hati,” kata Atalia.


Politikus 50 tahun itu mengaku rindu sahur bersama dengan mendiang Eril. ”Di masa Ramadan seperti ini, saya merindukan ‘saya itu kok rindu ya untuk sahur bersama’,” ungkapnya.
Ustaz Maulana lantas meminta Atalia untuk mengungkapkan doa dan kerinduannya pada mendiang Eril. Atalia tampak menahan tangis dan memejamkan matanya seraya mengucapkan rasa rindunya yang begitu besar. Ia berharap suatu saat bisa dipertemukan kembali dengan mendiang sang putra.

”Aa mama rindu, Aa doakan mama suatu saat kita bisa bersama, suatu saat mama mempunyai kesempatan untuk membangunkan Aa kembali,” doa Atalia di tengah kerinduannya ke mendiang Eril.